semalam....
hari yg paling ingin aku delete...
subuh ku doakan yg terbaek utk ku...
namun di kala asar menggamit diri...
satu penghinaan yg aku dapat...
sumpah...
aku rasa terhina....
sumpah....
aku rasa kecewa...
kecewa kerana aku tak mampu utk membalas.....
kecewa kerana hati aku tak cukup kuat utk menahan....
kenapa???????
dulu.....
hati kau sekeras keras batu....
tapi kini,
begitu mudah kau titiskan air mata....
begitu mudah kau menghamburkan segala...
kuatlah wahai hati....
sungguh dia menghina kau....
tapi kuatlah duhai hati....
kau tiada siapa...
tapi berpeganglah pada satu....
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
hari yg paling ingin aku delete...
subuh ku doakan yg terbaek utk ku...
namun di kala asar menggamit diri...
satu penghinaan yg aku dapat...
sumpah...
aku rasa terhina....
sumpah....
aku rasa kecewa...
kecewa kerana aku tak mampu utk membalas.....
kecewa kerana hati aku tak cukup kuat utk menahan....
kenapa???????
dulu.....
hati kau sekeras keras batu....
tapi kini,
begitu mudah kau titiskan air mata....
begitu mudah kau menghamburkan segala...
kuatlah wahai hati....
sungguh dia menghina kau....
tapi kuatlah duhai hati....
kau tiada siapa...
tapi berpeganglah pada satu....
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
Kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
kuatlah duhai hati...
maaf andai luahan ini melukakan seseorg...
tapi ini luahan hatiku....
insan hina
tapi ini luahan hatiku....
insan hina

5 comments:
....mereka tiada hak untuk menghina kita, biar TUHAN saja yang menentukan siapa kiter disisi-NYA...banyakkn bersabar..
kuatkan hati apai...................
terima kasih jaja n pijah... sesungguhnya hari-hari yang mendatang nie akan ku hadapi ngn KUAT...
+ xterkata yg boleh diucap. linangan air mata kecewa dan penat lelah yang xterbalas.. fikiran kosong, buntu, malu, hilang semangat, hilang ceria, hilang semunya.. hidup semakin sukar... kwn semakini hilang...hidup semakin sepi.. senyuman xterluah... air mata xterbendung... maafkan diri ini... sesungguhnya.. sya hilang semangat. xda tempat lgi hendak berhibur. maruah telah dijaja.. hati ini lagi pedih dan xterubat.
dalam kita melangkah terkadang diuji dengna ujian yang terasa berat hingga kita terduduk dan menangis. peritnya amat terasa tapi ketahuilah dan renungilah kemabali ke dalam diri.. mungkin DIA hadirkan air mata tika itu untuk kita menjahit kembali sejadah iman yang kian terkoyak. antaranya ada langkah-langkah yang tersasar dari keikhlasan, ada kata -kata yang tersasar dari kesopanan, ada niat yang terkeluar dari keimanan. semoga kita sabar dan ditetapkan iman...
Post a Comment